Wisata Candi Prambanan Jogja 2019

Candi Prambanan adalah salah satu kompleks candi yang terkenal di Indonesia dan dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1991 di luar Candi Borobudur. Berbeda dengan candi Borobudur, yang merupakan candi Budha, candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu. Namun lokasi keduanya di Jogja Jawa Tengah juga membuktikan bahwa umat Buddha dan Hindu dulu hidup harmonis satu sama lain. Kedua candi besar juga merupakan bukti kemajuan peradaban manusia pada saat itu, karena mereka mampu membangun Candi seni arsitektur yang luar biasa tanpa bantuan teknologi canggih.

Kompleks candi Prambanan juga disebut seribu candi karena cerita rakyat Roro Jonggrang, tetapi pada kenyataannya hanya ada sekitar 240 candi di kompleks wisata ini. Tempat wisata ini menghadap ke timur, tetapi ada empat pintu masuk di masing-masing angin. Pintu masuk utama candi ini ada di sebelah timur.

Candi ini adalah tawaran untuk Dewa Siwa, yang dikenal dalam agama Hindu sebagai Dewa kehancuran. Menurut prasasti Siwaghra, saat ini sedang diadakan di Museum Nasional Indonesia, nama asli dari kompleks candi ini adalah Siwaghra, yang berasal dari bahasa Sansekerta, yang berarti rumah Siwa.

Karena statusnya sebagai Candi untuk Dewa Siwa, candi utama kompleks ini adalah Candi Dewa Siwa setinggi 47 meter. Candi utama diapit oleh dua candi, yaitu Candi Dewa Wisnu dan Candi Dewa Brahma, masing-masing setinggi 33 meter. Candi yang ketiga disebut Candi Trimurti. Di dalam Candi Trimurti ada patung setiap dewa. Di depan tiga pilar Dewa adalah tiga Candi Wahana yang mewakili kendaraan masing-masing dewa. Wahana Nandi untuk Dewa Siwa, Angsa untuk Dewa Wisnu dan Garuda untuk Dewa Brahma.

Selain candi-candi ini, masih ada banyak candi lain di kompleks ini, yaitu Candi Kelir, Candi Apit, Candi Patok, dan Candi Perwara. Semua candi ini mengelilingi Candi Trimurti. Untuk candi Perwara, pembagian candi dibagi menjadi empat lapisan atau zona, deskripsi empat pemeran manusia dari ajaran Hindu. Lapisan luar adalah untuk kasta mengisap, lapisan yang lebih dalam untuk Vaishya dan dua lapisan berikut untuk ksatria dan brahmana.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*